Sabtu, 17 November 2018

PANDUAN MEMBELI KIPAS ANGIN AC (PENDINGIN UDARA)


Siapa yang tidak pernah melihat ac atau air cooler? Mungki saja Anda sudah sering melihat ac di berbagai tempat walau mungkin Anda tidak memasangnya di rumah. Ac ini kita gunakan untuk membuat ruangan menjadi lebih dingin sehingga membuat kita menjadi nyaman dan tidak gerah lagi. Bagi Anda yang mungkin akhir-akhir ini merasa sangat gerah dirumah, maka kami menyarankan supaya Anda membeli kipas angin atau AC saja. Dengan begitu maka Anda bisa mengatasi masalah gerah dan panas di rumah. Bagi Anda yang ingin membeli kipas angin ac, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi penting mengenai panduan membeli kipas angin ac (pendingin udara). Bagaimana ya tips pentingnya? Simak ulasannya di bawah ini!

1.    Pilih ac berdasarkan PK-nya
Kipas angin ac di Indonesia sendiri yang harus Anda ketahui adalah menggunakan satuan PK atau (Paard Kracht) untuk mengukur kemampuan untuk mendinginkan ac. Biasanya semakin tinggi pk dari ac maka akan makin baik kemampuan untuk mendinginkan ruangannya. Salah satu panduan yang memang harus kita perhatikan ketika ingin membeli ac adalah dengan memilih berdasarkan pk-nya, namun selain memilih ac berdasarkan kekuatan pk-nya kita diharapkan juga mampu untuk memilih pk yang sesuai dengan luas ukuran ruangan kita karena Anda bisa saja rugi jika memilih pk ac yang tidak sesuai dengan ukuran ruangan Anda. Hal ini bisa saja malah menyebabkan kemampuan ac untuk mendinginkan sebuah ruangan malah menjadi kurang optimal sehingga membuat biaya listrik di rumah Anda menjadi membengkak.
Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami akan memberitahukan kepada Anda contoh dari pemilihan pk ac berdasarkan ruangan. Misalnya jika Anda ingin memasang ac di ruang tamu, kami menyarankan supaya Anda memilih ac dengan pk 1 sehingga aliran udara di ac bisa mudah berubah, karena tentu saja banyak orang yang keluar masuk melalui ruang tamu. Selain itu jika Anda ingin memasang ac di kamar tidur maka tidak ada salahnya menggunakan pk yang ½ saja. 

2.    Pilihlah ac yang tidak menggunakan fitur auto clean
Panduan membeli kipas angin ac (pendingin udara) yang kedua adalah dengan membeli ac yang tidak menggunakan fitur auto clean. Mengapa? Sekarang ini banyak kita temukan ac yang sudah dilengkapi dengan fitur auto clean, namun sebenarnya fitur yang satu ini tidak membersihkan keseluruhan komponen dari ac sehingga Anda pun masih harus membongkarnya untuk membersihkan beberapa komponen. Selain itu kekurangan dari fitur auto clean ini adalah komponen mesin di dalam ac akan lebih rumit sehingga ketika rusak mungkin akan sulit untuk Anda memperbaikinya sendiri. Untuk harga dari ac dengan fitur auto clean ini biasanya akan lebih mahal daripada ac biasa. 

3.    Memilih ac yang hemat energi
Seperti yang sudah Anda ketahui jika ac ini konsumsi daya listriknya melebihi kipas angin, oleh karena itu bagi Anda yang ingin memasang ac di rumah maka kami sarankan untuk memilih ac yang hemat energi atau konsumsi daya listriknya rendah sehingga bisa menghemat pengeluaran Anda. Untuk bisa mengetahui apakah ac itu hemat energi atau tidak akmi menyarankan supaya Anda melihat jumlah bintang yang ada, jumlah bintang itu menunjukkan indikator standar minimum yang harus dipenuhi ac supaya bisa terjual di sebuah negara. Dengan ac bintang 1 maka artinya ac itu belum memenuhi standar minmum 100% di Indonesia. Untuk bintang 2 hingga 5 ada tingkatannya, semakin tinggi bintangnya maka semakin hemat energi ac itu. 

Itu tadi beberapa informasi mengenai panduan membeli kipas angin ac (pendingin udara). Kami sarankan untuk melakukan survei dulu sebelum membeli ac dan mungin bisa bertanya kepada pegawai toko untuk bisa memilh kipas angin ac terbaik sesuai dengan kebutuhan rumah Anda. Pastikan juga memilih ac yang hemat energi sehingga bisa menghemat pengeluaran Anda dan juga bisa membuat lingkungan menjadi aman. Semoga artikel yang kami berikan kali ini bisa berguna dan juga bermanfaat bagi Anda semuanya!
   

0 komentar:

Posting Komentar